wonderfull cha

wonderfull cha
anak shalehah, cerdas dan lembut hati

Jumat, 01 April 2011

Catatan Icha 8 : 4 Bulan Usia Icha..wish all the best for you



Alhamdulillah cantik bunda...Icha sudah 4 bulan...4,5 bln sekarang. tambah pnter...sudah bisa tengkurap dengan cepat, guling-guling di kasur. suka main, pinginnya memegang apa saja. Kain, gelang, kerudung bunda..masuk ke mulut. kalo ga ada yang dipegang akhirnya tangan sendiri yang masuk mulut... he he alias di emuuuut...

Icha lagi kena biang keringat, dileher, kepala belakang, merembet k tangan. jadinya sekarng punya hobi baru gruk-garuk kepala...kasian anak bunda. tenang cha sayang..bunda dah browse cari info untuk mengatasi biang keringat. bentar ya..nanti bunda pulang beli tepung kanji buat icha....

ni...foto 4 bln anak bunda tercinta............

Biang Keringat pada Bayi

Biang keringat bayi merupakan salah satu penyakit yang mengganggu buah hati Anda, Biang keringat atau dalam bahasa Jawa biasa disebut keringet buntet ini biasa terjadi akibat tersumbatnya kelenjar keringat.

Keringat bayi yang keluar terkumpul di bawah kulit, kemudian akan muncul bintik-bintik merah. Biang keringat bayi ini akan menimbulkan rasa gatal, terutama di daerah paha dan bagian tubuh yang tertutup. Penyakit ini biasa muncul berulang kali, terutama ketika suhu udara panas dan pengap.


Ada 3 tipe biang keringat ditinjau dari kedalaman sumbatannya :

* Tipe pertama, yaitu biang keringat bayi yang sumbatannya terjadi di permukaan lapisan jangat atau lapisan tanduk, sehingga lokasinya dangkal sekali. Biang keringat bayi tipe inilah yang paling umum dan sering terjadi.

Gejalanya, pada kulit tubuh bayi yang sering keringatan akan tampak mengelupas, kering, dan kasat. Gejala ini biasanya dipicu oleh panasnya udara. Biang keringat bayi tipe ini ditandai bintik-bintik berisi air kecil-kecil dan akan mudah pecah sendiri karena lokasinya yang masih dangkal sekali.
* Tipe dua, yaitu lokasi sumbatan di bagian lapisan jangat yang lebih dalam. Selain kulit menjadi bruntusan merah, juga disertai rasa gatal. Itulah mengapa, biang keringat bayi tipe ini irritable atau mengganggu.

Bayi yang mengalami biang keringat tipe dua akan menjadi rewel akibat rasa gatal. Orang tua biasanya akan mengeluh pola tidur bayinya terganggu seperti gelisah, tak nyenyak, dan lainnya. Ini bisa dijadikan indikator rasa gatal pada bayinya mengingat bayi belum bisa bicara.

Tidak ada tanda lain semisal panas karena biang keringat bayi bukan penyakit infeksi. Kita hanya bisa melihat reaksi tubuh yang membuat bayi jadi gatal. Bila ibu merawat sendiri bayinya, maka biang keringat bayi bisa cepat diketahui karena naluri juga berperan besar.
* Tipe ketiga, yaitu sumbatan terjadi di subkutis yang letaknya di bawah lapisan jangat. Jadi, sumbatannya lebih dalam dibanding tipe dua. Biasanya tipe tiga terjadi di daerah-daerah yang suhunya sangat panas. Walaupun Indonesia termasuk negara tropis, namun biang keringat tipe tiga jarang terjadi. Mungkin faktor angin sangat mempengaruhi sehingga suhu di Indonesia tidak terlalu panas. Lain halnya dengan negara lain yang suhunya mungkin mencapai 40 derajat Celcius.

Biang keringat bayi tipe tiga ditandai bintil-bintil pada kulit dan bila diraba akan terasa agak keras. Bintil-bintil ini sekilas mirip jerawat batu.


Berikut tips mengatasi masalah biang keringat bayi :

* Mandikan bayi secara teratur pada pagi dan sore hari, dan keringkan dengan handuk lembut, terutama pada daerah lipatan kulit.
* Ketika berkeringat, seka bayi dengan lap basah dan keringkan kembali dengan handuk kering.
* Berikan bedak bayi jika diperlukan untuk menjaga agar kulit bayi tetap kering, sejuk dan segar. Dalam pemakaiannya, jangan terlalu tebal, agar pori-pori tidak tersumbat.
* Gunakan baju yang berbahan katun dan nyaman dipakai (tidak terlalu sempit), untuk mengurangi panas.
* Jagalah ventilasi kamar, agar pertukaran udara berlangsung lancar dan lebih sejuk.


Cobalah mengamati biang keringat bayi dengan seksama. Jika biang keringat sudah menjadi infeksi, yang ditandai dengan bintik-bintik putih, Anda bisa segera menghubungi dokter. Biasanya dokter akan memberikan salep untuk mengurangi peradangan lebih lanjut. Jika biang keringat bayi sudah sampai mengeluarkan nanah, maka berikan antibiotika sesuai petunjuk dari dokter.

Berikut beberapa tips untuk menghilangkan biang keringat :

* Ambil 4 sendok makan tepung kanji, 3 lembar daun bawang dan air satu sendok makan. Campurkan semua bahan dan remaslah sampai lumat. Setelah itu gunakan seperti Anda memakai bedak di setiap bagian tubuh yang kena biang keringat. Lakukan kebiasan ini setiap hari hingga biang keringat hilang.
* Ambil tepung kanji secukupnya. Bersihkan badan anak yang kena keringet buntet dengan air hangat sampai bersih. Keringkan dengan handuk sampai benar-benar kering. Lalu, oleskan tepung kanji seperti memakaikan bedak ke seluruh permukaan kulit yang kena biang keringat.
* Cara lain, ambil 1 helai daun pisang. Letakkan di atas nasi yang sedang dimasak (diaroni). Biarkan selama beberapa menit. Dalam keadaan hangat, oleskan atau letakkan daun pisang tersebut pada bagian badan yang kena biang keringat.

* ramuan sagu ditambah minyak kayu putih dan minyak zaitun, dibuat seperti lulur gitu yah bu?? tapi harus telaten alias rutin.. jangan cuma sekali ajah… hehehehe… caranya taruh di bagian yang kena biang keringat, trus biarkan aja sampe kering

* Kalau anak terkena biang keringat, bisa dicoba kasih sabun SEBAMED belinya di guardian/century/optik melawai.

* pakai salicyl talk di campur Air, jadi seperti bedak dingin di oleskan di tempat yang ada biang keringatnya

* Rebus tiga atau empat lembar sirih, lalu campurkan dalam air bak mandi anak-anak kecil. Air daun sirih sangat membantu menghilangkan biang keringat yang seringkali mengganggu anak-anak kecil terutama pada musim panas.

* Dinginkan kulit anak dengan mengoleskan lotion calamin. Namun, sebelumnya pastikan dulu bahwa kulit anak benar-benar dalam keadaan kering, tidak lembap atau berkeringat.

* Tidak memakaikan mantel terbuat dari bahan wol bila si biang keringat tetap menyerang pada musim hujan. Untuk menghangatkan tubuhnya, lebih baik pilihkan baju-baju dari bahan katun yang dikenakan berlapis-lapis.

* Mandikan anak dengan air dingin, agar kulit tubuhnya sejuk dan segar. Kenalilah jenis kulit anak. Jika tergolong sensitif, hindari menyabuni bagian yang terkena gangguan, karena sabun bisa menimbulkan iritasi. Namun, kalau kulitnya cukup kuat, pakailah sabun khusus antibiang keringat.

* Kompres bagian biang keringat dengan larutan soda bikarbonat (1 sendok teh soda bikarbonat dicampur dengan secangkir air bersih) secara teratur. Bila peradangan cukup banyak, gunakan salep atau bedak yang mengandung zinc oksida dan vaselin putih. Atau, sebagai penggantinya, kita dapat menggunakan bedak yang mengandung magnesium stearat. Kedua jenis bedak ini berfungsi mengurangi iritasi dan membantu penyerapan keringat.

Kamis, 30 Desember 2010

Catatan icha 7: Kakak untuk ICHA

Icha...anakku yang masih imut, baru 1,5 bulan usianya. icha punya kakak lho..namanya kakak taza dan kakak nunu. kak taza n kak nu adalah anak ummi. Alhamdulillah ya...ga cuma dapat ummi tapi juga dapat kakak, 2 lagi. kakak nunu usianya 3 tahun, kak taza masih bayi juga baru 4 bulan.

kalo ummi kerja, kak nunu dititip ke rumah cinta 1, kak taza di rumah cinta 3 sama icha. setiap hari bu rini menjemput kak taza dirumah ummi. Ummi ga mngkin bisa gendong bayi sambil naik motor. karena abi kerja di daerah lain, yang pulangnya cuma sabtu minggu. wah....ummi memang strugle ya. mengurus 2 balita sambil kerja,...eh ketambahan 1 lagi icha he he.

moga Allah berikan ummi kesehatan selalu ya.... dan cepat berkumpul lagi dengan abi.

Rabu, 29 Desember 2010

Catatan Icha 6 : UMMI untuk ICHA


Namanya mbak asih, seorang ummi dengan peran ganda sebagai ibu yg bekerja di luar jg. Orangnya sangat energik dan optimis. kami adalah teman mengaji. sejak kepindahan kerja bunda di siak, mengaji pun ikut pindah. Lingkaran cinta di siak menjadikan bunda mengenal mbak asih.

Interaksi kami biasa saja, tidak terlalu dekat tapi juga tidak jauh. karena kesibukan kami, walau menjadi tetangga tapi jarang silahturahmi. Sampai ada satu peristiwa yang menjadikan kami begitu 'dekat'. Putri cantikku, Icha ... agar icha mendapat gizi seimbang atas saran mbak hasni ( psikolog dr jogja ) agar icha dicarikan ibu susuan. Seorang ibu yang rela berbagi ASI dan kasih sayangya untuk ICHA.

Kata-kata mbak hasni terngingang terus, : "Dek,....anak tidak sekedar butuh ASI ibu, namun aktivitas menghisap puting ibu dan mendengar detak jantung ibu turut membantu kemtangan eprkembangan emosinya nanti".

Pada siapa kah bunda bisa berharap.....dalam sholat, ku munajatkan pada ALLAH sekiranya boleh meminta lagi berilah icha ibu yang bisa menyusuinya dan berbagi kasih sayang.

Mulailah bunda membayangkan wajah teman-teman yang sedang menyusui, ada umi kia tapi ASInya sudah tidak lancar lagi, ada ummi Khonsa ternyata juga sama. Kemudian ketika bunda sedang sharing dg teman d skolah. tiba2 pk ghozali mendengar, dn ermaksud menanyakn pd istriny dl apkh bisa menyusui icha. bunda pun berharap dn menanti kbr.....bunda tdk berani mndesak untuk sgr p ghozali mmbri jwbn krn anakny sdg sakit d rsud.

Karena tak kunjung ada kabar dr pak ghozali, ..bunda mulai search lg...tapi sudah pasrah. sampai tiba waktu mengaji...dan spontan aja bunda share : ..."Siapa ya yang mau jadi Ibu Susuan Icha???",
Mbak asih yang baru datang dan berdiri dekat pintu menjawab :"Insya ALlah ane mau ukhti, tapi ane minta ijin dulu sama abinya ya."

Subhanallah....seperti mendapat tetsan air digurun sahara...jawaban mbak asih adalah sebuah harapan yang membuat bunda makin optimis dan yakin bahwa Allah ridlo dan sayang dengan Icha. Allah menitipkan Icha pada bunda dan ayah, dan Allah membantu segala kebutuhan icha. Alhamdulillah

Besoknya....ada SMS dari mbak asih yang menyatakan kesediaanya untuk menjadi ibu juga buat ICHA. suaminya pun sangat mendukung....

keesokan harinya kami bertemu untuk membahas teknis kapan mbak asih menyusui icha. Untuk memudahkan mbak asih menyusui, Ica pun mulai di titipkan di rumah cinta karena taza ( anak mb asih ) juga disana. jadi mbak asih bisa langsung menyusui keduanya pada pagi, siang dan sore hari.

Rabb...kalau bisa hamba ekspresikan syukur ini....ingin rasanya memeluk mbak asih...ingin rasanya mengatakan padanya..Ukhti, ku mencintaimu karena Allah...begitu luhur budimu. Semoga Allah mempermudah dan memberkahi kehidupanmu.

Begitulah skenario Allah yang ingin 'mendekatkan' kami ummi dan bunda. pelan...bunda rasakan kecintaan yang mulai tumbuh untuk nunu dan tazza. kecintaan yang tumbuh alami, bukan karena apa yg telah mb asih lakukan buat icha.
Seperti yg mb asih harapkan.....apapun yg dilakukan jgn memberi sesuatu sbg balas jasa.

ya mbak....cinta itu akan tumbuh subur diantara kita,......
bunda belajar banyak dari ummi.....keteguhan, kesabaran, optimis dan....kasih sayang yg berlimpah.

Sabtu, 25 Desember 2010

Jenis Permainan BAYI Usia 8 – 12 bulan

Jenis Permainan BAYI Usia 8 – 12 bulan

Saat bayi menjejak usia 8 hingga 12 bulan, jenis permainan tambah beragam sesuai perkembangan bayi. Inilah sederet jenis permainan bayi usia 8-12 bulan.


Jenis Permainan

Usia

Manfaat
Menerka Kotak

Bayi 8 bulan keatas


*

Membantu mengembangkan konsep ruang (spasial) bagi bayi, “dalam”, “luar” “di bawah”, “di atas”
*

Mendukung perkembangan motorik bayi
*

Membantu koordinasi mata dengan tangan
*

Menambah pembendaharaan kosa kata bayi

Mencari Mainan Tersembunyi

Bayi 8 bulan keatas


*

Memberi dampak positif bagi perkembangan emosi bayi
*

Memahami konsep hilang-timbul, sebab-akibat
*

Menstimulasi koordinasi mata-tangan-kaki, taktil dan keberadaan permanen suatu benda

Serunya saat mandi

Bayi 9 bulan keatas


*

Mengasah kepekaan indera peraba bayi
*

Membantu bereksplorasi dengan mainan aneka bentuk dan warna
*

Menambah pembendaharaan kosa kata bayi
*

Membantu mengembangkan konsep ruang
*

Memberikan pemahaman awal mengenai sifat benda
*

Menstimulasi koordinasi mata-tangan, motorik halus dan taktil

Yuk, Baca Buku

Bayi 8 – 12 bulan


*

Membantu mengembangkan kemampuan berbahasa bayi
*

Membantu keinginan dalam mengeksplorasi suatu benda

Mengisi & Mengosongkan

Bayi 8 – 12 bulan


*

Merangsang indera peraba bayi
*

Menstimulasi keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan.
*

Mengasah pemahaman mengenai suatu benda

Menyusun Gelang Warna-warni

Bayi 9 – 12 bulan


*

Mendukung keterampilan memasukkan benda
*

Menstimulasi motorik halus bayi
*

Mengasah kemampuan koordinasi mata-tangan
*

Membedakan warna serta bentuk
*

Mengasah kemampuan menyelesaikan masalah
*

Mengajarkan konsep ukuran dan urutan

Halo..Halo..Halo..

Bayi 11 – 12 bulan


*

Memberikan kesempatan untuk bereksplorasi bagi bayi
*

Mengasah kemampuan berbicara dan berbahasa
*

Membantu mengembangkan imajinasi

Membantu Ibu

Bayi 10 bulan ke atas


*

Mengasah motorik halus bayi
*

Melatih koordinasi mata-tangan bayi
*

Membantu memahami konsep ruang
*

Memberikan keyakinan pada dirinya

Main Bola

Bayi 9 – 12 bulan


*

Menguatkan otot-otot kaki bayi
*

Merangsang perkembangan koordinasi mata-kaki, mata-tangan, dan motorik kasar
*

Belajar memfokuskan indera penglihatan, memperkirakan jarak
*

Mengembangkan pemahaman konsep ruang
*

Mengasah kecerdasan interpersonal

Belajar Mengendarai Mobil

Bayi 9 bulan keatas


*

Membantu stimulasi koordinasi mata-tangan-kaki
*

Melatih keseimbangan tubuh, motorik kasar dan otot-otot tubuh bagian bawah
*

Mengasah keterampilan mengendalikan suatu benda

Mendorong “Kereta”

Bayi 11 – 12 bulan


*

Mengasah kemampuan berjalan tanpa bantuan orang lain
*

Menguatkan otot-otot tangan dan kaki
*

Mengembangkan kemampuan motorik kasar
*

Mengembangkan keseimbangan tubuh
*

Mengendalikan tenaga otot tubuh bagian bawah

Mainan Pemicu PERKEMBANGAN BAYI 4-6 bulan

Mainan Pemicu PERKEMBANGAN BAYI 4-6 bulan
Bayi Anda yang kini berusia 4-6 bulan, gerakannya semakin lincah dan daya jelajahnya juga bertambah. Berikut permainan yang memicu perkembangan bayi 4-6 bulan agar optimal

Bermain cilukba. Tawa renyahnya mulai meramaikan rumah Anda. Ia tak mau kalah berteriak, "Ba!" ketika diajak main cilukba. Sesekali bayi memperhatikan reaksi Anda dan mulai meniru mimik muka Anda.

Bermain rattle. Bayi begitu penasaran dengan mencari-cari rattle dan mencoba memegang sendiri. Berhubung kaki-kakinya masih belum kuat menumpu badan, ia mencoba meraih dengan berguling-guling dan ...hore dapat! Ia hanya memegang dan seringkali rattle terjatuh karena tangannya masih belum kuat memegangnya.

Bermain gebuk drum. Berguling kesana kemari sambil bermain dengan kedua tangannya merupakan permainan favoritnya. Ia mulai menyadari tangannya bisa diajak bermain dan bekerja sama melakukan sesuatu sesuai keinginannya, misalnya mengambil benda di dekatnya. Ketika berhasil, ia mulai memukul-mukulkan mainannya ke kasur atau ke lantai. "Duk, duk, duk!" ia senang sekali mendengar bunyi itu

Bermain bola. Bayi kagum dengan bentuk bola yang bulat besar dan bisa menggelinding ke segala arah. Saat ini, bayi Anda baru bisa memegang dan merasakan tekstur permukaan bola yang jauh lebih besar dari bola yang pernah ia eksplorasi di usia 3 bulan

Bermain telepon mainan. Pegang-pegang mainan tanpa tahu bagaimana cara memainkannya. Namun kali ini, bayi mulai mengamati gerak-gerik Anda menekan tombol-tombol di telepon. Sesekali ia tertarik meniru gerakan Anda. Bayi Anda sebenarnya masih belum bisa menekan tombol hingga bisa membuat telepon berbunyi. Kekuatan tangannya masih terbatas, belum lagi koordinasi motorik halusnya belum bisa diandalkan. Ia baru menguasai pindah memindah barang dari tangan kanan ke tangan kiri dan sebaliknya

10 Tips Stimulasi Bayi

10 Tips Stimulasi Bayi
Ayo, Stimulasi setiap tahapan perkembangan bayi Anda! Mulai dari tengkurang, mengangkat kepala, hingga berjalan dan berbicara.

1. Tengkurap. Lakukan tummy time yakni waktu yang digunakan bayi untuk tengkurap sambil menggunakan tangannya untuk meraih sesuatu. Siapkah benda yang menarik sehingga ia terdorong meraih dan lantas 'meneliti' dengan seksama
2. Mengangkat kepala. Ajak anak bermain “Berguling Bersama Bola”. Menggerakkan si kecil di atas bola bisa menguatkan otot penyangga kepala, bahu, dan mengasah keterampilan menjaga keseimbangan.
3. Memekik gembira. Sediakan boneka lembut yang mengeluarkan suara, seperti boneka yang bisa bernyanyi atau kotak musik. Tekan boneka sembari Anda berseru..., si kecil pun memekik senang.
4. Memegang kedua benda dengan kedua tangan. Berikan mainan yang bisa dipukul bersama-sama seperti sendok kayu atau piring plastik, seolah ia sedang bermain musik..tung..tung..tung!
5. Duduk. Baringkan si kecil terlentang di atas permukaan, seperti tempat tidurnya atau di lantai. Genggam tangannya, tarik dia perlahan ke posisi duduk. Peluk dengan erat sehingga ia tak mungkin terlepas. Perlahan-lahan, turunkan anak pada posisi tidur kembali.
6. Merangkak. Letakkan mainan favorit bayi sekitar 1 meter dari tubuhnya. Saat si kecil mulai mengangkat kepalanya untuk mencari mainan tadi, biasanya ia akan menggerakkan lutut dan kakinya untuk maju. Lakukan permainan “Kucing Mengejar Tikus”. Anak menjadi kucing yang mengejar Anda sebagai tikus. Contohkah dengan melakukan gerakan merangkak, dengan cara Anda merangkak di sampingnya.
7. Makan Sendiri. Beri bayi Anda finger food seperti kastengel, biskuit bayi, atau sayuran yang mudah dipegang seperti potongan wortel rebus. Makanan ini melatih kemampuan motorik halus anak. Dapat pula Anda memberinya mangkuk dan sendok plastik berisi makanan dan biarkan ia menyuap sendiri.
8. Mengenal anggota keluarga. Sering seringlah mengajak anak ke pertemuan keluarga. Bisa juga menunjukkan foto ayah, ibu atau saudara lain. Atau foto ayah, ibu dan kakak dikreasi dari karton berwarna putih dalam bentuk lingkaran kecil yang dilekatkan pada tali yang sebagian menjuntai melalui bagian tengah karton berbentuk spiral.
9. Berjalan. Letakkan mainan favoritnya dalam jarak tertentu. Iming-imingi anak agar mau berjalan walau sambil berpegangan untuk meraih mainan itu. Bila memungkinkan dan aman, biarkan si kecil berjalan di lantai yang tidak rata. Cara ini akan menguatkan otot-otot kaki dan tungkai.
10. Bicara. Anda bisa menyanyikan lagu anak-anak yang berbeda setiap hari atau membacakan ceritanya, bisa dari buku atau cerita karangan Anda sendiri.