Rabb....jadikan hamba Bunda yang bisa memahami buah hati hamba, Dan memberikan yang terbaik untuknya,
wonderfull cha
anak shalehah, cerdas dan lembut hati
Senin, 12 Mei 2014
KOnsisten...
huaa....Huaaaa...
Icha, menangis dengan keras sambil kakinya memukul lantai. Kata-kata Bunda menenangkannya tidak mengurangi tangisan dan amukannya, bahkan menjadi-jadi.Kini trik icha menambah dengan berguling dilantai. Bunda memandang dengan sedih... gini lho ceritanya...
Ica minta beli susu kotak : "Bun..beli susu kotak ya..!"
karena yang diminta susu, bunda mengabulkannya. Namun dengan kesepakatan : " Ok sayang, tapi satu aja ya...!"
"Iya bunda.." Jawab icha ceria sambil naik diatas motor.
Sampai di warung banyak jajanan yang dilihatnya, sempat icha mau goyah memilih snack2 bermsg.Namun bunda mengingatkannya.. : " Mbak icha janjinya susu ya, hanya susu !"
Icha pun berjalan ke freezer tempat susu berada, dan mengambil satu kotak susu. Bunda mengingatkan kembali :
"Hanya satu susu ya cukup..yuk kita bayar"
Tapi icha mulai melirik minuman kemasan yang lain,dan tangan mungilnya meraih di tangan kiri dan susu di tangan kanan. Bunda mengingatkan kembali : "No, mbak icha..maaf hanya susu dan satu saja, minuman itu tidak sehat"
"Icha mau juga yang ini..!" Jawab icha sambil cemberut.
Bunda tetap menahan dirinya...dah mulai nih..diluar kesepakatan !
"Sayang..tadi janjinya apa? beli susu satu kan? ayo kembalikan minumannya!", bujuk bunda dengan lembut.
Tapi icha tetap meletakkan susu dengan minuman kemasan itu di kasir. Akhirnya bunda bernegosiasi dengan bude yang jualan : " bude..yang dibeli susu aja ya, minuman kemasannya tidak tolong disimpan kembali, maaf y bude."
Ke Icha bunda memberi penjelasan : " Maaf y sayang, bunda sayang icha tapi tadi kita sudah sepakat untuk beli susu satu. kita harus berhemat kan nak? dan hanya beli minuman yang sehat aja bukan minuman kemasan itu"
Icha mulai merajuk : "Ga mauu..icha mau ituuuu"
Bunda pun melangkah keluar warung dengan membawa susu. Icha tetap mematung ditempat dan mulai menangis.
Bunda memanggil icha : "Yuk sayang..ini susunya sudah kita beli"
Tapi icha tidak menyerah untuk mendapatkan minuman kemasan itu...volume tangisannya diperbesar, dan tubuhnya mulai bereaksi. sampai akhirnya guling-guling.
so....What next? bunda tetap tenang dan meletakkan belanjaannya di motor. kemudian kembali untuk menjemput icha naik ke atas motor. masih menangis..tapi tidak menolak untuk di gendong. pada pemilik warung bunda meminta maaf, karena icha sudah berisik sekali di warung.
BUnda tetap tenang menghadapi icha...di motor icha masih ngambek. Bunda pelan-pelan berbicara pada icha :
"Sayang...bunda tahu icha sedih, tapi tadi icha dah berjanji beli susu satu, mbak icha ga bisa memnita yang lain. Kita harus hemat y nak, harus menabung. dll.... Bunda sayang icha karena Allah. kata-kata terakhir menjadi pamungkas kejadian sore itu.
Dan memang..slm bbrp menit kemudian icha sudah tenang dan mulai ngbrol seperti biasa..diapun meraih susunya dan meminumnya.
Kadang kita sebagai orangtua karena tidak tega, anak nangis dan sebagainya akhirnya memohonkan permintaannya yang harusnya tidak kita berikan. Kita harus Konsisten..anak harus dibiasakan memahami apa yang sudah disepakati. Mengerti mana makanan sehat dan tidak. Dalam hal ini kadang orangtua akan malu kalau anak bereaksi marah dsb. Buat saya justru itu tantangan parentingnya, orang yg paham parenting tentu akan melihat tangisan anak tsb sbg suatu reaksi yg wajar dan mendukung orgtua yg sedang menegakkan kedisiplinan btb anaknya.
Tapi seringkali ayahnya membuyarkan tahapan parenting konsistensi ini. Suatu saat icha bawa pulang snack bermsg, permen, dll. jajajan yang kita tidak rekomendasikan. ayahnya memberi penjelasan pada bunda :
"tadi icha nangis bun...jd terpaksa ayah belikan, padahal kan tadinya mau beli biskuit / susu"
hmm....ini ni yg bikin kacau konsep konsisensinya..akhirnya panjang lebar bunda ceramah ke ayah.
"Please konsisten yah..nangis itu cara icha untuk permintaannya dipenuhi. sekali ayah luluskan permintaaanya dg amukan tangisannya, icha akan memahaminya sebagai senjata..besok akan nangis lagi untuk meminta sesuatu"
KOnsisten..komitmen...kadang kita orangtua yg berusaha meletakkan dasar yg benar, tp kita sendiri yg merusaknya.
harus banyak belajar ilmu parenting ya. para ayah juga..krn sia-sia bunda bsersikap konsisten kalao ayahnya justru berseberangan...
Kuncinya,,tetap tenang..tidak emosi y menghadapi ananda...
Selasa, 17 Desember 2013
3 tahun 1 bulan icha nya...horeee pup di wc lhoo
Alhamdulillah sicantik n manis mbak cha dah 3 tahun lebih. Akhirnya...yang paling membuat bunda senang, mbak icha hari ini dah suka 'rela' pup buang air besar di kamar mandi. leganya....
soalnya kemarin marin masih susah betul, dicelana terus. dan pake ngumpet...tapi dengan telaten bunda dan ayah kasih tahu.." mbak, pup nya di kamar mandi, di w c ya..asyiiik lho..nant dapat permen mau>????"
terpaksa jurus rayuan dikeluarkan, permen n es krim sbagai rewardnya ( krn icha jarang banget dikasih ). Dan tadi tampaknya dia ingat terus...habis pup..icha bilang :
" nda...kasih permen ya...nda es krim juga.."
gubraaag deeeh....
ternyata janji sama anak kecil itu diingatnya terus ya he he.
" amaan naak, besok bunda belikan insya allah, icha ingatkan bunda ya.."
upss bunda ga boleh lupa ya, nanti kredibilitasnya gmana?? kepercayaan dan amanahnya akan janji memberikan es krim n permen kalo cha mau pup di wc.
Selasa, 12 November 2013
Surat untuk Putriku
Esok...13 Nov 2013, adalah Miladmu nak. 3 tahun yang lalu, kau bayi mungil dalam dekapan ayah dan bunda. Rasanya baru saja, kami berjibaku menina bobokkanmu, menggendong dan mengayunmu dalam buaian.
Sekarang, kau sudah berlari dengan gesit. Bermain dengan riang dengan teman-temanmu. Sibuk bercerita tentang hal-hal yang kau alami di sekolah.
Kau adalah amanah yang Allah titipkan pada kami. mampukah kami mendidikmu dengan baik? mengajarkanmu tentang pencipta-Mu. Memberi bekal akhlaq yang mulia. Membangun aspek kecerdasan tidak hanya kognitif tapi emosi dan spiritualmu.
Nak,...ayah dan bunda sudah melalui kehidupan ini jauh lebih dahulu darimu. Banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan. Pelajaran dari pengalaman dan kesalahan. Kami ingin mendidikmu menjadi anak yang cerdas dan periang, kami ingin kau memiliki kepribadian yang lembut, sopan dan baik hati. Kami ingin kau mencintai agamamu dan bangga menjadi seorang muslimah. Kami ingin kau mengerti dan paham akan posisimu sebagai hamba Allah. Kami ingin ketaatanmu pada Allah melebihi ketaatanmu pada manusia, termasuk kami. Kami ingin kau mencintai Al Qur'an dan siap bermujahadah untuk nmempelajarinya, memahaminya, mengaplikasikannya dan menghafalkannya. Kami ingin melihatmu sebagai anak yang Peduli dan penuh cinta kasih pada sesama.
Nak....
betapa banyak keinginan kami atasmu!! kami hanya ingin menuntunmu dalam kehidupan terbaik, hidup dalam cahaya islam dan kasih sayang Allah. Sungguh kami sering terpana dan takjub melihat anak-anak yang mempunyai ketulusan hati dan budi, mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan mencintai kitabullah diusia yang sangat dini. Namun, mampukah kami memberikan atmosfir pendidikan yang mendukung terhadap semua harapan kami atas sosokmu nanti???
Nak...
bunda dan ayah akan terus belajar, kita sama-sama belajar. Walau sedikit sekali waktu yang kami miliki untuk khusus mengajarimu. Sehari-hari kau harus rela mendapat akhir waktu dari bunda, setelah bunda bekerja dari pagi-sore, dilanjutkan bunda mengikuti kegiatan halaqah. Magrib kita baru bersua. Namun bunda tahu bahwa kau pun belajar banyak hal dari ibu guru di sekolah paudmu, dari cikgu-cikgu di TPA tempat kami menitipkanmu. Maafkan kami nak...harusnya semua menjadi tanggung jawab kami kedua orangtuamu. Sering bunda berdoa ketika tidak bersamamu, " Ya Allah kutitipkan buah hatiku papa penjagaan-Mu...."
Nak...
Bunda masih berusaha menyusun kurikulum pendidikanmu selama di rumah bersama bunda. namun, bunda tercenung ketika membaca sebuah artikel tentang orangtua yang mendidik anaknya, begini tulisannya :
" Sejak anak-anak kami masih kecil, kami sepakat untuk menyerahkan pendidikan mereka pada Allah saja.
Kepala Sekolahnya Allah, wali kelasnya Allah, gurunya Allah, pembimbingnya Allah, penyusun kurikulumnya Allah,
pemberi beasiswanya Allah. Bea siswa dan kurikulum mana di dunia ini yang lebih hebat dari beasiswa dan
Kurikulum Allah?"
Bunda menangis membaca kisah hidup mereka, orangtua yang luar biasa itu mempunyai 5 orang anak, dan kesemuanya adalah penghafal al Qur'an. mereka mengembara ke 3 negara demi mempelajari Al Qur'an untuk anak-anaknya, Damaskus, Suriah dan Mesir. Orangtua itu berhasil menanamkan kecintaan anak-anaknya pada al qur'an. anaknya bercerita bahwa, setiap pagi bada shubuh mereka berkumpul, dan mendengarkan ayahnya mengkaji al Qur'an terkadang waktu 2-3 jam tidak terasa.
Subhanallah...mampukah kami menghadirkan suasana itu dirumah kita??? Kadang bunda masih sibuk mencari-cari kurikulum pendidikan terbaik untukmu. Padahal Al Qur'an adalah kurikulum terbaik yang dekat sekali dengan kita.
Nak....
Kita akan lebih intens lagi belajar Al Qur'an ya, bunda putuskan untuk sepenuhnya mengikuti kurikulum Al Qur'an dan hadist untuk pendidikan awalmu. Ayah dan Bunda akan terus menghidupkan nuansa Al Qur'an di rumah kita lebih intens lagi. Karena hanya dari keteladanan kami orangtuamu, kau pun akan melihatnya. Bagaimana Al Qur'an itu bisa hidup dalam perilaku kita, dalam kata-kata kita.
Nak....
Kami mencintaimu karena Allah, dan cintailah kami serta semua dunia seisinya ini karena Allah.
" Sesungguhnya diantara manusia terdapat keluarga Allah swt.'siapa mereka wahai Rasulullah?', tanya para sahabat. Rasulullah menjawab, 'Ahlul Qur'an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang pilihanNya." (HR. Ahmad )
" Tidak boleh iri terhadap dua kenikmatan, iri terhadap orang yang dikarunia Al Qur'an dan ia selalu membacanya sepanjang malam dan siang. Begitu juga iri kepada orang yang dikaruniakan harta, dan ia menginfaqkannya sepanjang malam dan siang. ( HR Bukhari & Muslim )
" Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya." (HR Bukhari )
Nak, semoga Allah berikan ke istiqomahan pada ayah dan bunda. Dan mampu menuntunmu menjadi anak yang mencintai Al Qur'an dan bersemangat dalam mempelajarinya.
"Barang siapa yang belajar Al Qur'an dan mengamalkannya, maka pada hari kiamat nanti kedua orangtuanya akan disematkan mahkota yang sinarnya lebih bagus dari sinar matahari. Kedua orangtua itu berkata, 'Mengapa diberi seperti ini?', maka dijawab :" Ini karena engkau berdua telah megajarkan Al Qur'an padanya." (HR Abu Daud Ahmad, dan Al Hakim)
Semoga impian dan harapan bunda terwujud ya nak...semuanya kembali pada kesungguhan kami dalam belajar dan memberikan keteladanan kepadamu.
"Dan apabila dibacakan Al Qur'an maka dengarkanlah dengan baik-baik dan perhatikan dengan tenang agar kamu mendapat rahmat." ( QA Al A'raf : 204 )
Met milad anakku, semoga Allah merahmatimu selalu....
Siak, 13 nov 2013, 00.16
Senin, 10 September 2012
Perlukah BAYI bersekolah???
MEMANG agak sulit mencari jumlah pasti berapa angka pertumbuhan bisnis taman bermain di Jakarta, apalagi di Indonesia. Meskipun begitu, bila kita agak sedikit menaruh perhatian, secara kasat mata jumlahnya terus bertambah.
Kesan ini diperkuat oleh penjelasan Melania Hamdan, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Amerika yang memiliki taman bermain Tutor Time untuk usia 1-6 tahun di Kemang dan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Tahun ini, tiba-tiba permintaan mendapatkan wara laba taman bermain yang berpusat di Florida, Amerika Serikat, ini meningkat. Lokasi yang baru berdiri tahun ini ada di Bandung, Puri Indah, Pondok Indah, dan akan segera di Pluit, Jakarta Utara. Baru sebulan dibuka, sudah 17 anak mendaftar di Tutor Time Pondok Indah.
“Mungkin karena ekonomi booming lagi sehingga yang berminat pada taman bermain seperti ini meningkat. Ini juga karena keinginan orangtua memberikan yang terbaik untuk anaknya,” kata Melania.
Sependapat dengan pengamatan Melania adalah Anggani Sudono. Praktisi dan pengamat pendidikan ini mengatakan, munculnya taman-taman bermain dengan pesat belakangan ini karena permintaan masyarakat. Begitu juga dengan taman bermain yang menawarkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
Dra Tjut Rifameutia U Ali-Nafis, MA, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, melihat semakin banyaknya pasangan muda yang dua-duanya bekerja dan hubungan dengan lingkungan sekitar yang tidak akrab seperti di kota-kota besar, membuat taman bermain menjadi kebutuhan pasangan muda.
“Itu peluang bisnis, namun dalam menjalankan bisnis sebaiknya yayasan menjalankannya dengan serius dan benar. Misalnya, bila ingin menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar, gunakan pengajar yang bisa berbicara Inggris dengan benar dan baik. Jika bahasa Inggris hanya sebagai daya tarik dan untuk gaya-gayaan, hal itu justru akan merusak kemampuan berbahasa anak,” jelas Rifameutia.
***
SALAH satu daya tarik yang banyak ditawarkan taman bermain saat ini adalah penggunaan bahasa Inggris sebagai pengantar. Alasan orangtua umumnya karena mereka ingin mempersiapkan anaknya sedini mungkin menghadapi masa depan. Masa depan lalu diterjemahkan antara lain dengan sedini mungkin menguasai bahasa asing, dalam hal ini bahasa Inggris (baca juga halaman 13).
Keinginan itu barangkali tidak berlebihan karena setiap hari kita memang dicekoki berbagai jargon seputar globalisasi: Pasar bebas, AFTA, saluran MTV, film Hollywood, makanan mulai dari steak sampai burger. Bahkan, percakapan sehari-hari pun terasa kurang keren bila tidak menyisipkan bahasa Inggris, tidak peduli apakah pemilihan kalimat atau katanya tepat atau tidak.
Karena itu, bukanlah hal aneh bila anak-anak yang dimasukkan ke taman bermain itu tidak selalu berasal dari keluarga yang bisa berbahasa Inggris. Seperti dikatakan Cynthia Moeljono, koordinator sekolah Tutor Time Pondok Indah, ada orangtua yang sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris menyekolahkan anaknya di Tutor Time yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, baik itu keluarga Indonesia maupun warga asing yang bekerja di sini. “Tetapi, tidak apa-apa, karena anak belajar melalui bermain,” kata Cynthia.
Anggani Sudono yang mengajar di Jakarta International School di Jakarta Selatan dari tahun 1964-1990 mengatakan, memang ada hasil penelitian yang menyebutkan makin dini anak diperkenalkan dengan bahasa semakin cepat anak menguasai. Akan tetapi, secara prinsip ia lebih memilih anak menguasai bahasa ibunya dengan baik sebelum diperkenalkan pada bahasa lain.
Anggani berpendapat, hal itu penting supaya anak tidak mengalami “kebingungan bahasa” yang akan terbawa sampai besar karena tiap bahasa memiliki logikanya sendiri. Bila memang orangtua memutuskan memasukkan anaknya sejak dini di taman bermain yang menggunakan pengantar bahasa Inggris, sekolah maupun orangtua harus konsisten menggunakan kedua bahasa itu. “Jangan dicampur-campur, misalnya dengan bilang ‘Ini red book,’” jelas Anggani.
Logika berbahasa ini bisa mempengaruhi anak sampai ke usia lebih lanjut, artinya mungkin saja anak bisa mengucapkan kata-kata bahasa Inggris dengan baik dan tampak mampu menyusun kalimat berbahasa Inggris, tetapi logika berbahasanya tidak mengikuti logika bahasa Inggris. Hal yang sama juga bisa terjadi pada bahasa Indonesianya. Padahal, seseorang dinilai dari kemampuannya berkomunikasi.
Menurut Anggani, bila sekolah sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris, maka orangtua di rumah harus aktif membantu anaknya. Misalnya, menentukan satu waktu tertentu dalam sehari sebagai saat berbahasa Inggris dan anak menyadari saat itu ia sedang berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Orangtua juga bisa membantu membacakan buku cerita berbahasa Inggris. “Tetapi, saat tiba berbahasa Indonesia, berkomunikasilah dengan bahasa Indonesia yang benar dan anak tahu bahwa dia sedang berkomunikasi dalam bahasa Indonesia,” tambah Anggani yang juga menjadi anggota Badan Pembina Akademik Perguruan Islam Al Izhar di Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Sedangkan Rifameutia mengatakan, anak memang memiliki potensi belajar bahasa yang luar biasa, bahkan mampu menguasai tiga bahasa sekaligus. Namun, syaratnya saat mengenalkan sebuah bahasa, harus konsisten menggunakan bahasa itu setiap berkomunikasi dengan anak. “Pemakaian bahasa itu pun harus benar,” tambah Rifameutia. Selain itu, jangan menekankan sisi kognitif. “Misalnya, ‘Merah itu bahasa Inggrisnya red.’ Itu salah sama sekali.”
***
SEBENARNYA ada hal-hal lain yang lebih penting yang harus diperhatikan orangtua ketika memilih taman bermain, yaitu mencocokkan antara tujuan orangtua memasukkan anak ke taman bermain dan fasilitas yang disediakan taman bermain bersangkutan.
“Seberapa mendesak anak dimasukkan ke taman bermain dan pada usia berapa, sangat tergantung dari orangtua. Jika orangtua merasa tidak bisa memberikan stimulus (rangsangan) untuk perkembangan anaknya, dia bisa memasukkan anaknya ke taman bermain. Namun, jika orangtua mampu memberikan sendiri stimulus itu, maka tidak terlalu mendesak memasukkan anak ke taman bermain. Anak yang diasuh sendiri oleh orangtuanya bisa berkembang sama baiknya dengan anak yang dimasukkan ke taman bermain,” kata Rifameutia.
Kelebihan anak yang dimasukkan ke taman bermain sejak dini adalah kemampuan bersosialisasi yang lebih cepat dibandingkan anak yang diberi stimulus hanya oleh orangtuanya di rumah saja. “Namun, bukan berarti anak yang dipegang sendiri oleh orangtuanya tidak bisa mengejar kemampuan itu. Hanya pada awalnya saja anak lulusan taman bermain lebih cepat bersosialisasi,” tambah Rifameutia.
Di tengah belantara tawaran dan iklan taman bermain, orangtua perlu hati-hati memilih. Jangan hanya melihat bentuk fisik bangunan dan fasilitas, tetapi yang lebih penting bagaimana para “guru” di taman bermain “mengajar” anak-anak balita itu.
Kelompok bermain yang baik menurut Anggani adalah yang memberikan program sesuai kebutuhan anak. Pada taman bermain penekanannya adalah pembiasaan kegiatan sehari-hari misalnya berlatih menggunakan toilet, duduk pada saat makan, mencuci tangan sebelum makan, dan berbagai pembiasaan lain. “Pada usia 2-3 tahun, fasilitator tidak menuntut anak-anak agar bisa ini-itu. Yang penting dia bisa dekat dengan anak sehingga anak merasa aman, lalu misalnya anak-anak bisa bilang ketika ingin kencing,” tutur Anggani.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi taman bermain seperti yang muncul dalam pertemuan World Forum on Early Childhood Education di Selandia Baru yang diikuti Anggani baru-baru ini antara lain taman bermain harus menjamin peningkatan kesehatan dan keamanan anak.
Pelayanan diberikan dalam kelompok kecil dengan rasio ideal satu fasilitator untuk lima anak. Tugas utama taman bermain adalah pengasuhan dan pendidikan yang harus dilakukan konsisten. “Artinya, tidak bisa sekarang fasilitator mengatakan sebelum makan harus cuci tangan, lain kali tidak apa-apa bila anak tidak cuci tangan,” tambah Anggani.
Yang perlu diperhatikan juga adalah pengasuhan harus sesuai kebutuhan anak, misalnya disesuaikan dengan umur anak. Memberi pelatihan linguistik dan kebudayaan yang berkesinambungan, yaitu menggunakan bahasa yang benar, mengucapkan terima kasih bila menerima sesuatu. “Jangan gunakan ‘bahasa bayi’,” tambah Anggani.
Kebutuhan individual anak mendapat perhatian dalam konteks taman. Lingkungan pun harus menyenangkan dan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak. “Jadi misalnya, bila salah satu pembiasaan yang diberikan adalah latihan ke toilet, maka kamar mandi harus bersih dan terang sehingga tidak menakutkan anak. Bak cuci tangan, misalnya, harus sesuai dengan tinggi tubuh anak,” tambah Anggani. “Yang juga harus dituntut orangtua pada taman bermain adalah laporan kemajuan individual.”
Sedangkan menurut Rifameutia, taman bermain yang baik adalah yang selalu memberikan laporan untuk segala kegiatannya. Misalnya, mereka mengenalkan bentuk bulat, maka mereka akan memberikan laporan apa saja yang mereka lakukan untuk mengenalkan anak pada bulatan. “Laporan ini tidak saja yang sifatnya berkala, tetapi di setiap kegiatan. Dengan begitu orangtua bisa memantau kurikulum yang mereka jalankan. Ini penting sekali mengingat taman bermain tidak di bawah pengawasan pemerintah,” jelas Rifameutia.
Menurut Direktur Pendidikan Dini Usia (Padu) Ditjen Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda Depdiknas Gautama, izin penyelenggaraan taman bermain ada di Departemen Sosial.
Tentang banyaknya taman bermain yang menetapkan biaya sangat mahal untuk ukuran rata-rata orang Indonesia, Gautama mengakui hal itu memang ada. Menurut pantauannya, hal itu karena alat peraga biasanya dibeli dari luar negeri. Belum lagi ada layanan gizi, kesehatan, tempat bermain dan alat bermain yang lengkap. “Tetapi, sebenarnya yang tidak mahal juga ada. Contohnya di Jawa Tengah, ada Padu yang biaya pendidikannya murah karena hampir semua alat sarananya dibuat sendiri oleh pengelolanya,” jelas Gautama.
Akhirnya semua kembali kepada orangtua-karena para balita itu belum bisa memilih-mau sekadar gaya, ikut-ikutan trend, atau memang mencari taman bermain yang memang cocok dengan kebutuhan anak. (ARN/TRI/NMP)Kompas.
Share this:
http://babyorchestra.wordpress.com/2011/08/17/perlukah-bayi-bersekolah/
anak usia BATITA perlukah pre school??
Akhir-akhir ini menyekolahkan anak di sekolah taman bermain atau play group atau Pre-School memang sedang menjadi trend. Selain itu para orangtua ingin lebih cepat mengetahui minat dan bakat anak sejak usia dini melalui pre-school mskipun sekolah itu bisa kita ciptakan sendiri di rumah.
Bunda romi sapaan akrab Psikolog terkenal Dr Rose Mini mengatakan, hal itu bisa dilakukan jika orangtua terus kreatif mencari informasi seputar apa saja yang diajarkan atau diberikan pada anak dalam Pre-School. Sebab, memasukkan anak ke Pre-School justru bisa jadi membuat anak Anda jenuh.
Oleh karenanya jika memang benar-benar terpaksa si kecil harus dimasukkan ke pre-school berikut tips yang harus diperhatikan para orangtua.
1. Cari sekolah yang sesuai untuk anak
2. Pilih sekolah (pre-school) yang dapat mengoptimalkan kemampuan anak
3. Jangan memaksakan anak untuk belajar. Namun, cobalah untuk mencari berbagai permainan yang dapat membantu mengembangkan kemampuan anak, dan sesuikan dengan gaya berpikir anak
4. Jalin komunikasi dengan pihak sekolah/guru untuk mengetahui perkembangan anak di sekolah.
Bunda Romi berpesan jika orangtua telah menemukan sekoah yang tepat perlu diingat bahwa tanggung jawab sepenuhnya tetap berada di tangan orangtua. Bukan berarti orangtua lepas tangan setelah anak disekolahkan di Pre-School. Namun jika memang sang ibu memiliki waktu yang cukup luang, Bunda romi menyarankan sebaiknya Pre-School diciptakan di rumah, sehingga pengawasan dan perkembangan anak bisa dipantau langsung oleh sang ibu.
“Kalau Pre-School bisa disediakan di rumah, untuk apa mencari di luar. Karena lebih baik dibuat sekolah sendiri di rumah. Karena bahayanya, terkadang orangtua jadi lepas tanan jika anak disekolahkan di luar. Padahal pada dasarnya setiap anak cerdas, sehingga bisa dilatih di rumah,” katanya.
Wanita berambut pendek ini pun menyarankan, jika ibu ingin mendidik anaknya di rumah tak perlu repot menyiapkan berbagai alat peraga yang akan dijadikan stimulan untuk anak mengenal atau mengetahui sesuatu.Karena apapun yang ada di rumah bisa digunakan untuk menstimulasi anak.
“Kita bisa menggunakan gelas, untuk mengajari anak tentang bunyi-bunyian suatu nada, jadi tak perlu biaya besar untuk membeli alat peraga dalam mendidik anak,”katanya menerangkan.
Selain itu, story telling atau bercerita tidak hanya dengan kata-kata melainkan dengan gerak tubuh ternyata bisa lebih cepat diserap oleh anak ketimbang hanya dengan kata-kata tanpa ekspresi.
“Membacakan buku cerita pada anak dengan ekspresi suara tiruan dan gerak tubuh yang lucu, bisa jadi membuat anak Anda tertarik mempelajari sesuatu dari buku cerita,” katanya.
Jadi, cara mana yang Anda pilih untuk mengetahui minat dan bakat anak di usia dini?
Membiasakan anak minum dari gelas
Memberi minum bayi dengan menggunakan botol dan dot memang praktis. Bentuk dot yang menyerupai puting sang ibu membuat bayi merasa lebih familier, layaknya sedang menyedot ASI. Risiko air tumpah pun lebih minim sehingga Bunda tak perlu repot-repot mengelapnya. Namun, sebaiknya cara ini hanya diterapkan pada bulan-bulan awal. Memasuki usia 6 bulan, Bunda bisa mulai membiasakan anak minum dengan gelas.
Pasalnya, menurut para ahli, pengisapan dot yang terlalu sering akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan bentuk gigi si kecil—terutama gigi atas yang akan terdorong sedikit lebih maju. Selain itu, jika botol digunakan sebagai pengantar tidur, asupan kalori untuknya pun akan lebih banyak dari normal dan bisa menjadi pencetus obesitas. Inilah mengapa pentingnya membiasakan anak minum dengan gelas.
Caranya bisa setahap demi setahap agar anak tidak terlalu kaget. Bunda bisa mulai dengan membiasakan anak minum dengan gelas bergagang yang dilengkapi corong untuk meminimalisir air yang tumpah. Namun, fase ini juga jangan dijalankan terlalu lama karena balita punya kecenderungan untuk menggigit-gigit corong tersebut sehingga akan merusak pertumbuhan giginya. Menggunakan gelas yang dilengkapi sedotan spiral warna-warni juga bisa jadi pilihan.
Kemudian, ketika ia sudah terbiasa menggenggam gelas, Bunda bisa beralih dengan membiasakan anak minum dengan gelas yang dilengkapi celah untuk minum di tepiannya, yang bisa dibuka-tutup—semacam gelas untuk minum kopi atau teh hangat. Setelah itu, barulah Bunda bisa mulai membiasakan anak minum dengan gelas biasa. Terus dampingi dia agar Bunda bisa lebih sigap ketika ia menumpahkan air di dalam gelas tersebut.
Proses pembelajaran ini tak hanya membutuhkan keterampilan si kecil, tapi juga kesabaran Bunda. Jika ia rewel dan menumpahkan minumannya, Bunda jangan lekas putus asa dan memberikannya botol lagi. Terus semangati dia untuk membiasakan diri minum dengan gelas, tanamkan dalam dirinya bahwa itu merupakan proses pertumbuhan sehingga ia akan termotivasi untuk membuktikan bahwa dirinya sudah mulai tumbuh besar.
Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini
Meskipun pemerintah mencanangkan wajib belajar 9 tahun yang baru dimulai pada usia SD (6 tahun), sebenarnya masa-masa sebelum itu (usia baru lahir hingga 6 tahun) merupakan masa emas dalam pertumbuhan anak. Perkembangan otak mereka bahkan dikatakan dapat mencapai 80% pada masa ini. Karena itu, pentingnya pendidikan anak usia dini perlu Bunda sadari agar Bunda dapat memanfaatkan masa emas dalam pertumbuhan si kecil.
Pendidikan anak usia dini terutama menekankan pada kemampuan anak untuk membangun hubungan emosional yang terdiri atas tiga pilar utama. Hubungan dengan sesama (interpersonal), hubungan dengan diri sendiri (intrapersonal), serta hubungan dengan Tuhan (transendental). Segitiga tersebut akan membentuk karakter anak yang tercermin dari cara ia berperilaku dan berpikir hingga dewasa kelak.
Selain itu, pendidikan anak usia dini juga meliputi tahap perkembangan fisik, yaitu pelatihan koordinasi motorik kasar maupun halus; serta pengasahan kecerdasan, seperti daya pikir dan kreativitas. Dengan pendidikan usia dini, anak-anak juga akan belajar mengembangkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi.
Begitu pentingnya pendidikan anak usia dini, kini semakin banyak negara di berbagai belahan dunia yang menerapkannya demi melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, bukan berarti Bunda harus mendaftarkan si kecil di sekolah yang mahal. Pendidikan dini juga bisa Bunda terapkan di rumah, asalkan Bunda memiliki waktu yang cukup dan giat mencari berbagai alternatif cara untuk menerapkan pendidikan dini bagi sang buah hati.
Langkah terpenting dalam membimbing si kecil adalah dengan mengenali potensinya terlebih dulu. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Howard Gardner, setiap anak memiliki banyak bentuk kecerdasan dengan porsi yang berbeda-beda. Kecerdasan ini terdiri atas delapan jenis utama, yaitu musik, kinestetik, matematik, linguistik, spasial, natural, interpersonal, dan intrapersonal. Setelah Bunda mengenali bidang mana yang sekiranya paling dikuasai anak, Bunda pun akan bisa membantu mengoptimalkannya.
Catatan ICha 15 : 1 th 10 bulan yang menggemaskan
Buah hati bunda sudah beranjak makin besar. Bajunya sudah pada sempit semua, kalau cari baju harus yang umur 3 tahunan. Ketika jalan-jalan keluar, banyak yang bertanya berapa tahun bu?? dikiranya sudah 3 tahunan..padahal masih 1 tahun lewat...
kosakatanya sudah makin banyak, banyak yang menilai icha cepat dalam linguistnya. Alhamdulillah. Sudah suaa bertanya, apa tuh?? ada apa? mana ayah? mau kemana?
ini daftar kosa kata icha :
1. ayah 2. bunda 3. mau 4. jilbab 5. amin 6. mbah 7. nenek
8. kakek 9. abang 10. kakak 11. icha 12. ibu 13. salam 14. dada
15. mamam 16. pipis 17. gigi 18. kc mata 19. aunty 20. mimi 21. umi
22. ndak 23. iya 24. mandi 25. air 26. akbar 27. pesawat 28. kucing
29. no no 30. sakit 31. nyamuk 32. bobok 33. motor 34. yuuk 35. eek
36. minum 37. buka 38. tutup 39. bismillah 40.kaki 41. ifah 42. taza
43. kia 44. aak 45. nia 46.cicak 47. main 48. a ba ta 49. satu
50. dua 51. lima 52. baca 53. ...dll..
subhanallah..tak terasa ya nak sudah banyak kosakata ica..kalau di fikir-fikir, kata yang icha kuasai adalah Kata Praktikal..artinya ketika sedang beraktifitas tertentu kita sebutkan nama aktifitasnya dan kata-kata pendukung aktifitas tersebut. atau ketika mengenalkan jilbab, saya ciptakan lagu yang mudah sambil mengiringi mengenakan jilbab untuknya...jadinya dia suka sekali lagu itu, pun ketika dia tidak sedang pakai jilbab kita nyanyikan lagu itu, spontan tangannya akan pegang kepala sambil bergoyang centil he he...mau tahu lagunya???
Jilbab ICha
( lirik : topi saya Bundar )
Jilbab Icha Cantik
Jilbab Icha Manis
Kalau pakai jilbab
Icha makin cantik
Mengukur Kecerdasan Motorik Anak
Mengikuti setiap perkembangan anak, sekecil apapun, menimbulkan kebahagiaan tersendiri bagi orangtua. Bunda tentu tidak ingin melewatkan hal-hal baru yang dikuasai si kecil, dan ingin memberikan yang terbaik bagi mereka, karena kualitas masa depan anak ditentukan oleh perkembangan yang optimal sejak kecil, seperti pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, kognitif, dan psikososial. Setiap parameter perkembangan tersebut memiliki tahapan-tahapan sendiri sesuai dengan usia, begitu juga dengan perkembangan motorik mereka.
Dalam mengukur kecerdasan motorik anak, pertama-tama Bunda harus bisa membedakan antara motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan anggota tubuh besar yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri, seperti kemampuan duduk, menendang, berlari, dan sebagainya. Sedangkan motorik halus berkaitan dengan gerakan yang menggunakan jari tangan, yang dipengaruhi oleh kesempatan belajar dan berlatih, seperti kemampuan memindahkan benda, menyusun balok, menulis, dan sebagainya.
Mengukur kecerdasan motorik ini bisa dilakukan sambil bermain bersama si kecil, namun pastikan Bunda memerhatikan detail-detail kecil yang dilakukan anak. Secara umum, perkembangan motorik anak di usia satu dan dua tahun ditandai dengan kemampuan merangkak, berdiri dan berjalan beberapa langkah, merangkak di tangga, cepat-cepat duduk agar tidak jatuh, menarik dan mendorong benda, mengambil benda kecil dengan ibu jari dan telunjuk, menyusun balok, belajar memakai kaos kaki sendiri, bermain dengan remote control, dan mengupas pisang sendiri.
Seiring dengan bertambahnya usia, kecerdasan motorik anak pun mengalami peningkatan. Di rentang usia dua dan tiga tahun, anak sudah mulai bisa melompat, berjalan mundur, jinjit, menendang bola, memanjat meja, menaiki tangga, mencoret dengan satu tangan, memegang pensil, menggambar garis tak beraturan, belajar menggunting, memakai dan mengancingkan baju sendiri. Memasuki usia tiga dan empat tahun, anak mulai bisa melompat dengan satu kaki, berdiri dengan satu kaki, mengendarai sepeda, menggambar orang-orangan, mencuci tangan sendiri, membentuk benda dari lilin, membuat garis lurus dan lingkaran yang cukup rapi.
Di rentang usia empat dan lima tahun, Bunda bisa mengukur kecerdasan motorik anak dengan memperhatikan apakah dia sudah bisa menuruni tangga dengan cepat, berjalan mundur dengan seimbang, melempar dan menangkap bola dengan mantap, menggunting dengan cukup baik, melipat amplop, membawa gelas tanpa menumpahkan isinya dan memasukkan benang ke dalam lubang besar.
Dengan mencatat setiap perkembangan motorik anak, Bunda bisa langsung mengambil langkah antisipasi jika di usia tertentu anak belum bisa melakukan sesuatu yang seharusnya sudah bisa dilakukan anak di usia tersebut.
Jumat, 14 Oktober 2011
Catatan Icha 14 : The 11st's Month of Icha
Alhamdulilllah..Icha is 11 month now...she is growing up and grow...taller than last month. Bunda looks that icha's trouser has been narrow for her.
What does icha look like?
* Riding kak naura's bike
* walking to school with wearing sandals or shoes
* Complain...when bunda or ayah leave to the office
* Like to playing n playing...hide and seek
* She can claps her hands
* eating tempe n tahu
* her skin is redish, she feels uncomfortable
* using dettol for take a bath
Hope..u gonna be good child dear..love u so...muaah...
What does icha look like?
* Riding kak naura's bike
* walking to school with wearing sandals or shoes
* Complain...when bunda or ayah leave to the office
* Like to playing n playing...hide and seek
* She can claps her hands
* eating tempe n tahu
* her skin is redish, she feels uncomfortable
* using dettol for take a bath
Hope..u gonna be good child dear..love u so...muaah...
Selasa, 20 September 2011
Obat tradisional untuk bayi
Berikut sejumlah obat dan bumbu dapur yang biasa digunakan sekaligus
kegunaannya :
Bawang Merah
Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh
bayi/anak.Untuk borok, 3 siung bawang merah
dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,diparut, lalu dicampur dengan 2 sendok
minyak kelapa baru.Hangatkan diatas api kecil
sambil diaduk.Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit
sebanyak 2 kali sehari.Untuk masuk angin, 8 siung
bawang merah, dicuci, tumbuk halus, campurdengan air kapur sirih
secukupnya. Balurkan di punggung, leher, perut dan kaki.
Jahe
Untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada
anak.Caranya, 1/4 sendok teh bubuk jahe kering
dilarutkan dalam 1/2 cangkir air panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai
umurnya.
Kunyit (kunir)
Untuk diare, 1/2 jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar
dihaluskan, campur dengan 1/2 cangkir air, lalu
diperas. Setelah disaring, diminumkan pada anak . Untuk kulit berjamur
atau becak putih jamur/ruam popok karena
pemakaian diapers, parut kunyit lalu oleskan.
Daun jambu Biji (jambu klutuk, jambu batu)
Untuk diare, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih,
tumbuk halus, beri 1/2 cangkir air matang hangat,
diperas dan diambil airnya.Beri garam secukupnya sebelum diminumkan pada
anak.Air perasan diberikan pada anak
sekehendaknya.
Belimbing wuluh (belimbing asam, belimbing buluk)
Biasanya digunakan untuk obat batuk anak. Caranya, kukus (dalam panci
kecil tertutup selama beberapa jam) satu
genggam (sekitar 11-12 gram) bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1
sendok makan gula batu dan 1/2 gelas air.
Saring dan minumkan 2-3 kali per hari dengan dosis sesuai usia anak.
Mengkudu (pace)
Untuk meringankan perut kembung pada bayi. Caranya, panaskan daun
mengkudu diatas api beberapasaat, lalu olesi
minyak kelapa segar / yang baru. Tempelkan pada perut anak sewaktu
hangat. Bisa diulang beberapa kali.
Kemiri
Berkhasiat menyuburkan rambut bayi. Caranya, minyak kemiri dioleskan
pada kepala bayi/anak sambil dipijat perlahan
setiap malam. Pagi hari rambut disampo dan dibilas dengan air hangat
hingga bersih. Minyak kemiri ini lebih baik yang
sudah jadi.
Air Kelapa Muda
Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak
mengandung mineral kalium, yang banyak keluar
ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekendak anak.
Brotowali (Putrawali, andawali)
Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal
akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari
batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah
mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan
gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.
Jeruk Nipis
Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air
perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5
sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit. Takaran minum bayi antara
usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak 1-3 tahun :
2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt. Cara lain, potong 1
buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas
/cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali
1 sdt per hari.
Kentang
Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan
parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-
4 kali per hari Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang
keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat
kentang yang mendinginkan.
Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang)
Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam
hari,balurkan parutan banglai segal di kening dan
badan anak.
Minyak zaitun
Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle
crap),sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit
kepala.
Lidah buaya
Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan
mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh
permukaan kulit yang menderita luka bakar.
Daun pepaya
Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria,
panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya,
daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.
Temulawak (koneng gede)
Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawan 50 gram kunyit
segar dikupas, iris tipis,rendam dalam
500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu.Setelah 2 minggu
ramuan siap untuk digunakan.Aturan
minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air
hangat, diminum pagi dan sore.
Kencur
Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci
bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih
matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan
2-3 kali sehari.
Adas (fennel)
Teh adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau
yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi.
Untuk obat masuk angin dan kolik, caranya 1sdt teh adas dilarutkan
dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut.
Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan
takaran sesuai umurnya.
kegunaannya :
Bawang Merah
Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh
bayi/anak.Untuk borok, 3 siung bawang merah
dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,diparut, lalu dicampur dengan 2 sendok
minyak kelapa baru.Hangatkan diatas api kecil
sambil diaduk.Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit
sebanyak 2 kali sehari.Untuk masuk angin, 8 siung
bawang merah, dicuci, tumbuk halus, campurdengan air kapur sirih
secukupnya. Balurkan di punggung, leher, perut dan kaki.
Jahe
Untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada
anak.Caranya, 1/4 sendok teh bubuk jahe kering
dilarutkan dalam 1/2 cangkir air panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai
umurnya.
Kunyit (kunir)
Untuk diare, 1/2 jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar
dihaluskan, campur dengan 1/2 cangkir air, lalu
diperas. Setelah disaring, diminumkan pada anak . Untuk kulit berjamur
atau becak putih jamur/ruam popok karena
pemakaian diapers, parut kunyit lalu oleskan.
Daun jambu Biji (jambu klutuk, jambu batu)
Untuk diare, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih,
tumbuk halus, beri 1/2 cangkir air matang hangat,
diperas dan diambil airnya.Beri garam secukupnya sebelum diminumkan pada
anak.Air perasan diberikan pada anak
sekehendaknya.
Belimbing wuluh (belimbing asam, belimbing buluk)
Biasanya digunakan untuk obat batuk anak. Caranya, kukus (dalam panci
kecil tertutup selama beberapa jam) satu
genggam (sekitar 11-12 gram) bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1
sendok makan gula batu dan 1/2 gelas air.
Saring dan minumkan 2-3 kali per hari dengan dosis sesuai usia anak.
Mengkudu (pace)
Untuk meringankan perut kembung pada bayi. Caranya, panaskan daun
mengkudu diatas api beberapasaat, lalu olesi
minyak kelapa segar / yang baru. Tempelkan pada perut anak sewaktu
hangat. Bisa diulang beberapa kali.
Kemiri
Berkhasiat menyuburkan rambut bayi. Caranya, minyak kemiri dioleskan
pada kepala bayi/anak sambil dipijat perlahan
setiap malam. Pagi hari rambut disampo dan dibilas dengan air hangat
hingga bersih. Minyak kemiri ini lebih baik yang
sudah jadi.
Air Kelapa Muda
Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak
mengandung mineral kalium, yang banyak keluar
ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekendak anak.
Brotowali (Putrawali, andawali)
Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal
akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari
batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah
mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan
gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.
Jeruk Nipis
Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air
perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5
sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit. Takaran minum bayi antara
usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak 1-3 tahun :
2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt. Cara lain, potong 1
buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas
/cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali
1 sdt per hari.
Kentang
Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan
parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-
4 kali per hari Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang
keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat
kentang yang mendinginkan.
Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang)
Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam
hari,balurkan parutan banglai segal di kening dan
badan anak.
Minyak zaitun
Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle
crap),sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit
kepala.
Lidah buaya
Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan
mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh
permukaan kulit yang menderita luka bakar.
Daun pepaya
Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria,
panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya,
daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.
Temulawak (koneng gede)
Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawan 50 gram kunyit
segar dikupas, iris tipis,rendam dalam
500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu.Setelah 2 minggu
ramuan siap untuk digunakan.Aturan
minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air
hangat, diminum pagi dan sore.
Kencur
Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci
bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih
matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan
2-3 kali sehari.
Adas (fennel)
Teh adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau
yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi.
Untuk obat masuk angin dan kolik, caranya 1sdt teh adas dilarutkan
dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut.
Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan
takaran sesuai umurnya.
Senin, 19 September 2011
Catatan Icha 13 : 10 bulan my Icha
Anak bunda 10 bulan....alhamdulillah. Pulang ke siak kembali....tapi sekarang jadi pemilih, ga mau ikut ibu gurunya semua. maunya ikut bu rini aja...kasian bu rini nya...
Terus kemarin smpt demam, batuk dn pilek. untung mbah putri kasih resep lidah buaya di ambil dagingny direbus dg air gula dan diminum 3 x sehari. nanti bunda minta lidah buaya sma ammah afri ya dek...
icha dah pinter :
1. menirukan gaya kt, tepuk tangan, nyengir...manggil ayaaaaaaah
2. dah 10 kg beratnya
3. mulai maem nugget buatan bunda, resep dr mbah
love u cinta.....
Terus kemarin smpt demam, batuk dn pilek. untung mbah putri kasih resep lidah buaya di ambil dagingny direbus dg air gula dan diminum 3 x sehari. nanti bunda minta lidah buaya sma ammah afri ya dek...
icha dah pinter :
1. menirukan gaya kt, tepuk tangan, nyengir...manggil ayaaaaaaah
2. dah 10 kg beratnya
3. mulai maem nugget buatan bunda, resep dr mbah
love u cinta.....
Catatan Icha 12 : 9 Bulan Icha bunda
Alhamdulillah anak cantik bunda dah 9 bulan. senangnya icha tumbuh pinter n ngegemesin. terima kasih nak sudah menghiasi hari ayah bunda dengan cintamu...
Icha bisa apa ya di usia 9 bulan :
1. Dah 9 Kg lho..
2. dah bisa berdiri sendiri 40 detik
3. tertawa lebar n ramah
4. maemnya dah nasi lembek
dan 9 bulan icha pulang kampung lho kerumah mbah...senangnya...
love u cinta...
Icha bisa apa ya di usia 9 bulan :
1. Dah 9 Kg lho..
2. dah bisa berdiri sendiri 40 detik
3. tertawa lebar n ramah
4. maemnya dah nasi lembek
dan 9 bulan icha pulang kampung lho kerumah mbah...senangnya...
love u cinta...
Minggu, 24 Juli 2011
Catatan Icha 11 : 8 Bulan Icha
Sayang.....tidak terasa ya, sudah 8 bulan usiamu...Alhamdulillah, icha bunda sudah 8 kg 2 ons beratnya. Sehat dan lucu...
Apa aja ya perkembangan icha dalam 8 bulan ini :
* Bisa bicara mamaaa....papaaa...dadaa......huaaaaa he he
* senyum nyengir yang maniiissss
* berdiri tegak di tembok, pagar, meja...
* Mulai berjalan setapak setapak...
* tambah gesit merangkaknya...
* suka mencet keyboard komputer
* suka nangis kalo ditinggal panda n bunda
* mengejar bunda buat ikut, kalo bunda pake jilbab
maemnya makin lahap alhamdulillah
love u cinta....
Apa aja ya perkembangan icha dalam 8 bulan ini :
* Bisa bicara mamaaa....papaaa...dadaa......huaaaaa he he
* senyum nyengir yang maniiissss
* berdiri tegak di tembok, pagar, meja...
* Mulai berjalan setapak setapak...
* tambah gesit merangkaknya...
* suka mencet keyboard komputer
* suka nangis kalo ditinggal panda n bunda
* mengejar bunda buat ikut, kalo bunda pake jilbab
maemnya makin lahap alhamdulillah
love u cinta....
Kamis, 07 Juli 2011
Catatan icha 10 Icha cantik 7 bulan
Alhamdulillah anak bunda dah 7 bulan nie...makin pinter, makin sehat insya allah. icha bisa apa ya sekarang ?
diusia 7 bulan :
* bisa duduk sendiri
* mulai merangkak cepat
* dah mulai berani berdiri
* beratnya 7,5
* dah bisa 'ngomel' kalo kita godain..
* suka protes
* ramah, suka tebar senyum sama orang....
Love u cinta..semoga Allah menjagamu selalu.
Senin, 23 Mei 2011
Catatan Icha 9 : 6 bulan My ICHA


Alhamdulillah, anak bunda sudah 6 bulan lebih..hmm makin pinter :
javascript:void(0)
* sudah mulai merangkak n merayap..pantatnya diangkat nungging he he
* sudah mulai bosan dengan mainan gantungnya..
* cari mainan yang unik,...plastik kresek, kaos kaki bunda, kaki meja, kabel, semut,
* ga mau diam..maunya bergerak terus
* mandi dah ga mau ditidurin, maunya duduk sambil kecipak kecipuk he he
* maemnya dah 4 sendok...bubur isntan lahab, tapi bubur bunda suka di kunci mulutnya
* dah mengenali bunda n panda..suka nangis kalo ditinggal
dan...icha makin suka tersenyum sama ketawa...peace....
Jumat, 01 April 2011
Catatan Icha 8 : 4 Bulan Usia Icha..wish all the best for you
Alhamdulillah cantik bunda...Icha sudah 4 bulan...4,5 bln sekarang. tambah pnter...sudah bisa tengkurap dengan cepat, guling-guling di kasur. suka main, pinginnya memegang apa saja. Kain, gelang, kerudung bunda..masuk ke mulut. kalo ga ada yang dipegang akhirnya tangan sendiri yang masuk mulut... he he alias di emuuuut...
Icha lagi kena biang keringat, dileher, kepala belakang, merembet k tangan. jadinya sekarng punya hobi baru gruk-garuk kepala...kasian anak bunda. tenang cha sayang..bunda dah browse cari info untuk mengatasi biang keringat. bentar ya..nanti bunda pulang beli tepung kanji buat icha....
ni...foto 4 bln anak bunda tercinta............
Biang Keringat pada Bayi
Biang keringat bayi merupakan salah satu penyakit yang mengganggu buah hati Anda, Biang keringat atau dalam bahasa Jawa biasa disebut keringet buntet ini biasa terjadi akibat tersumbatnya kelenjar keringat.
Keringat bayi yang keluar terkumpul di bawah kulit, kemudian akan muncul bintik-bintik merah. Biang keringat bayi ini akan menimbulkan rasa gatal, terutama di daerah paha dan bagian tubuh yang tertutup. Penyakit ini biasa muncul berulang kali, terutama ketika suhu udara panas dan pengap.
Ada 3 tipe biang keringat ditinjau dari kedalaman sumbatannya :
* Tipe pertama, yaitu biang keringat bayi yang sumbatannya terjadi di permukaan lapisan jangat atau lapisan tanduk, sehingga lokasinya dangkal sekali. Biang keringat bayi tipe inilah yang paling umum dan sering terjadi.
Gejalanya, pada kulit tubuh bayi yang sering keringatan akan tampak mengelupas, kering, dan kasat. Gejala ini biasanya dipicu oleh panasnya udara. Biang keringat bayi tipe ini ditandai bintik-bintik berisi air kecil-kecil dan akan mudah pecah sendiri karena lokasinya yang masih dangkal sekali.
* Tipe dua, yaitu lokasi sumbatan di bagian lapisan jangat yang lebih dalam. Selain kulit menjadi bruntusan merah, juga disertai rasa gatal. Itulah mengapa, biang keringat bayi tipe ini irritable atau mengganggu.
Bayi yang mengalami biang keringat tipe dua akan menjadi rewel akibat rasa gatal. Orang tua biasanya akan mengeluh pola tidur bayinya terganggu seperti gelisah, tak nyenyak, dan lainnya. Ini bisa dijadikan indikator rasa gatal pada bayinya mengingat bayi belum bisa bicara.
Tidak ada tanda lain semisal panas karena biang keringat bayi bukan penyakit infeksi. Kita hanya bisa melihat reaksi tubuh yang membuat bayi jadi gatal. Bila ibu merawat sendiri bayinya, maka biang keringat bayi bisa cepat diketahui karena naluri juga berperan besar.
* Tipe ketiga, yaitu sumbatan terjadi di subkutis yang letaknya di bawah lapisan jangat. Jadi, sumbatannya lebih dalam dibanding tipe dua. Biasanya tipe tiga terjadi di daerah-daerah yang suhunya sangat panas. Walaupun Indonesia termasuk negara tropis, namun biang keringat tipe tiga jarang terjadi. Mungkin faktor angin sangat mempengaruhi sehingga suhu di Indonesia tidak terlalu panas. Lain halnya dengan negara lain yang suhunya mungkin mencapai 40 derajat Celcius.
Biang keringat bayi tipe tiga ditandai bintil-bintil pada kulit dan bila diraba akan terasa agak keras. Bintil-bintil ini sekilas mirip jerawat batu.
Berikut tips mengatasi masalah biang keringat bayi :
* Mandikan bayi secara teratur pada pagi dan sore hari, dan keringkan dengan handuk lembut, terutama pada daerah lipatan kulit.
* Ketika berkeringat, seka bayi dengan lap basah dan keringkan kembali dengan handuk kering.
* Berikan bedak bayi jika diperlukan untuk menjaga agar kulit bayi tetap kering, sejuk dan segar. Dalam pemakaiannya, jangan terlalu tebal, agar pori-pori tidak tersumbat.
* Gunakan baju yang berbahan katun dan nyaman dipakai (tidak terlalu sempit), untuk mengurangi panas.
* Jagalah ventilasi kamar, agar pertukaran udara berlangsung lancar dan lebih sejuk.
Cobalah mengamati biang keringat bayi dengan seksama. Jika biang keringat sudah menjadi infeksi, yang ditandai dengan bintik-bintik putih, Anda bisa segera menghubungi dokter. Biasanya dokter akan memberikan salep untuk mengurangi peradangan lebih lanjut. Jika biang keringat bayi sudah sampai mengeluarkan nanah, maka berikan antibiotika sesuai petunjuk dari dokter.
Berikut beberapa tips untuk menghilangkan biang keringat :
* Ambil 4 sendok makan tepung kanji, 3 lembar daun bawang dan air satu sendok makan. Campurkan semua bahan dan remaslah sampai lumat. Setelah itu gunakan seperti Anda memakai bedak di setiap bagian tubuh yang kena biang keringat. Lakukan kebiasan ini setiap hari hingga biang keringat hilang.
* Ambil tepung kanji secukupnya. Bersihkan badan anak yang kena keringet buntet dengan air hangat sampai bersih. Keringkan dengan handuk sampai benar-benar kering. Lalu, oleskan tepung kanji seperti memakaikan bedak ke seluruh permukaan kulit yang kena biang keringat.
* Cara lain, ambil 1 helai daun pisang. Letakkan di atas nasi yang sedang dimasak (diaroni). Biarkan selama beberapa menit. Dalam keadaan hangat, oleskan atau letakkan daun pisang tersebut pada bagian badan yang kena biang keringat.
* ramuan sagu ditambah minyak kayu putih dan minyak zaitun, dibuat seperti lulur gitu yah bu?? tapi harus telaten alias rutin.. jangan cuma sekali ajah… hehehehe… caranya taruh di bagian yang kena biang keringat, trus biarkan aja sampe kering
* Kalau anak terkena biang keringat, bisa dicoba kasih sabun SEBAMED belinya di guardian/century/optik melawai.
* pakai salicyl talk di campur Air, jadi seperti bedak dingin di oleskan di tempat yang ada biang keringatnya
* Rebus tiga atau empat lembar sirih, lalu campurkan dalam air bak mandi anak-anak kecil. Air daun sirih sangat membantu menghilangkan biang keringat yang seringkali mengganggu anak-anak kecil terutama pada musim panas.
* Dinginkan kulit anak dengan mengoleskan lotion calamin. Namun, sebelumnya pastikan dulu bahwa kulit anak benar-benar dalam keadaan kering, tidak lembap atau berkeringat.
* Tidak memakaikan mantel terbuat dari bahan wol bila si biang keringat tetap menyerang pada musim hujan. Untuk menghangatkan tubuhnya, lebih baik pilihkan baju-baju dari bahan katun yang dikenakan berlapis-lapis.
* Mandikan anak dengan air dingin, agar kulit tubuhnya sejuk dan segar. Kenalilah jenis kulit anak. Jika tergolong sensitif, hindari menyabuni bagian yang terkena gangguan, karena sabun bisa menimbulkan iritasi. Namun, kalau kulitnya cukup kuat, pakailah sabun khusus antibiang keringat.
* Kompres bagian biang keringat dengan larutan soda bikarbonat (1 sendok teh soda bikarbonat dicampur dengan secangkir air bersih) secara teratur. Bila peradangan cukup banyak, gunakan salep atau bedak yang mengandung zinc oksida dan vaselin putih. Atau, sebagai penggantinya, kita dapat menggunakan bedak yang mengandung magnesium stearat. Kedua jenis bedak ini berfungsi mengurangi iritasi dan membantu penyerapan keringat.
Keringat bayi yang keluar terkumpul di bawah kulit, kemudian akan muncul bintik-bintik merah. Biang keringat bayi ini akan menimbulkan rasa gatal, terutama di daerah paha dan bagian tubuh yang tertutup. Penyakit ini biasa muncul berulang kali, terutama ketika suhu udara panas dan pengap.
Ada 3 tipe biang keringat ditinjau dari kedalaman sumbatannya :
* Tipe pertama, yaitu biang keringat bayi yang sumbatannya terjadi di permukaan lapisan jangat atau lapisan tanduk, sehingga lokasinya dangkal sekali. Biang keringat bayi tipe inilah yang paling umum dan sering terjadi.
Gejalanya, pada kulit tubuh bayi yang sering keringatan akan tampak mengelupas, kering, dan kasat. Gejala ini biasanya dipicu oleh panasnya udara. Biang keringat bayi tipe ini ditandai bintik-bintik berisi air kecil-kecil dan akan mudah pecah sendiri karena lokasinya yang masih dangkal sekali.
* Tipe dua, yaitu lokasi sumbatan di bagian lapisan jangat yang lebih dalam. Selain kulit menjadi bruntusan merah, juga disertai rasa gatal. Itulah mengapa, biang keringat bayi tipe ini irritable atau mengganggu.
Bayi yang mengalami biang keringat tipe dua akan menjadi rewel akibat rasa gatal. Orang tua biasanya akan mengeluh pola tidur bayinya terganggu seperti gelisah, tak nyenyak, dan lainnya. Ini bisa dijadikan indikator rasa gatal pada bayinya mengingat bayi belum bisa bicara.
Tidak ada tanda lain semisal panas karena biang keringat bayi bukan penyakit infeksi. Kita hanya bisa melihat reaksi tubuh yang membuat bayi jadi gatal. Bila ibu merawat sendiri bayinya, maka biang keringat bayi bisa cepat diketahui karena naluri juga berperan besar.
* Tipe ketiga, yaitu sumbatan terjadi di subkutis yang letaknya di bawah lapisan jangat. Jadi, sumbatannya lebih dalam dibanding tipe dua. Biasanya tipe tiga terjadi di daerah-daerah yang suhunya sangat panas. Walaupun Indonesia termasuk negara tropis, namun biang keringat tipe tiga jarang terjadi. Mungkin faktor angin sangat mempengaruhi sehingga suhu di Indonesia tidak terlalu panas. Lain halnya dengan negara lain yang suhunya mungkin mencapai 40 derajat Celcius.
Biang keringat bayi tipe tiga ditandai bintil-bintil pada kulit dan bila diraba akan terasa agak keras. Bintil-bintil ini sekilas mirip jerawat batu.
Berikut tips mengatasi masalah biang keringat bayi :
* Mandikan bayi secara teratur pada pagi dan sore hari, dan keringkan dengan handuk lembut, terutama pada daerah lipatan kulit.
* Ketika berkeringat, seka bayi dengan lap basah dan keringkan kembali dengan handuk kering.
* Berikan bedak bayi jika diperlukan untuk menjaga agar kulit bayi tetap kering, sejuk dan segar. Dalam pemakaiannya, jangan terlalu tebal, agar pori-pori tidak tersumbat.
* Gunakan baju yang berbahan katun dan nyaman dipakai (tidak terlalu sempit), untuk mengurangi panas.
* Jagalah ventilasi kamar, agar pertukaran udara berlangsung lancar dan lebih sejuk.
Cobalah mengamati biang keringat bayi dengan seksama. Jika biang keringat sudah menjadi infeksi, yang ditandai dengan bintik-bintik putih, Anda bisa segera menghubungi dokter. Biasanya dokter akan memberikan salep untuk mengurangi peradangan lebih lanjut. Jika biang keringat bayi sudah sampai mengeluarkan nanah, maka berikan antibiotika sesuai petunjuk dari dokter.
Berikut beberapa tips untuk menghilangkan biang keringat :
* Ambil 4 sendok makan tepung kanji, 3 lembar daun bawang dan air satu sendok makan. Campurkan semua bahan dan remaslah sampai lumat. Setelah itu gunakan seperti Anda memakai bedak di setiap bagian tubuh yang kena biang keringat. Lakukan kebiasan ini setiap hari hingga biang keringat hilang.
* Ambil tepung kanji secukupnya. Bersihkan badan anak yang kena keringet buntet dengan air hangat sampai bersih. Keringkan dengan handuk sampai benar-benar kering. Lalu, oleskan tepung kanji seperti memakaikan bedak ke seluruh permukaan kulit yang kena biang keringat.
* Cara lain, ambil 1 helai daun pisang. Letakkan di atas nasi yang sedang dimasak (diaroni). Biarkan selama beberapa menit. Dalam keadaan hangat, oleskan atau letakkan daun pisang tersebut pada bagian badan yang kena biang keringat.
* ramuan sagu ditambah minyak kayu putih dan minyak zaitun, dibuat seperti lulur gitu yah bu?? tapi harus telaten alias rutin.. jangan cuma sekali ajah… hehehehe… caranya taruh di bagian yang kena biang keringat, trus biarkan aja sampe kering
* Kalau anak terkena biang keringat, bisa dicoba kasih sabun SEBAMED belinya di guardian/century/optik melawai.
* pakai salicyl talk di campur Air, jadi seperti bedak dingin di oleskan di tempat yang ada biang keringatnya
* Rebus tiga atau empat lembar sirih, lalu campurkan dalam air bak mandi anak-anak kecil. Air daun sirih sangat membantu menghilangkan biang keringat yang seringkali mengganggu anak-anak kecil terutama pada musim panas.
* Dinginkan kulit anak dengan mengoleskan lotion calamin. Namun, sebelumnya pastikan dulu bahwa kulit anak benar-benar dalam keadaan kering, tidak lembap atau berkeringat.
* Tidak memakaikan mantel terbuat dari bahan wol bila si biang keringat tetap menyerang pada musim hujan. Untuk menghangatkan tubuhnya, lebih baik pilihkan baju-baju dari bahan katun yang dikenakan berlapis-lapis.
* Mandikan anak dengan air dingin, agar kulit tubuhnya sejuk dan segar. Kenalilah jenis kulit anak. Jika tergolong sensitif, hindari menyabuni bagian yang terkena gangguan, karena sabun bisa menimbulkan iritasi. Namun, kalau kulitnya cukup kuat, pakailah sabun khusus antibiang keringat.
* Kompres bagian biang keringat dengan larutan soda bikarbonat (1 sendok teh soda bikarbonat dicampur dengan secangkir air bersih) secara teratur. Bila peradangan cukup banyak, gunakan salep atau bedak yang mengandung zinc oksida dan vaselin putih. Atau, sebagai penggantinya, kita dapat menggunakan bedak yang mengandung magnesium stearat. Kedua jenis bedak ini berfungsi mengurangi iritasi dan membantu penyerapan keringat.
Kamis, 30 Desember 2010
Catatan icha 7: Kakak untuk ICHA
Icha...anakku yang masih imut, baru 1,5 bulan usianya. icha punya kakak lho..namanya kakak taza dan kakak nunu. kak taza n kak nu adalah anak ummi. Alhamdulillah ya...ga cuma dapat ummi tapi juga dapat kakak, 2 lagi. kakak nunu usianya 3 tahun, kak taza masih bayi juga baru 4 bulan.
kalo ummi kerja, kak nunu dititip ke rumah cinta 1, kak taza di rumah cinta 3 sama icha. setiap hari bu rini menjemput kak taza dirumah ummi. Ummi ga mngkin bisa gendong bayi sambil naik motor. karena abi kerja di daerah lain, yang pulangnya cuma sabtu minggu. wah....ummi memang strugle ya. mengurus 2 balita sambil kerja,...eh ketambahan 1 lagi icha he he.
moga Allah berikan ummi kesehatan selalu ya.... dan cepat berkumpul lagi dengan abi.
kalo ummi kerja, kak nunu dititip ke rumah cinta 1, kak taza di rumah cinta 3 sama icha. setiap hari bu rini menjemput kak taza dirumah ummi. Ummi ga mngkin bisa gendong bayi sambil naik motor. karena abi kerja di daerah lain, yang pulangnya cuma sabtu minggu. wah....ummi memang strugle ya. mengurus 2 balita sambil kerja,...eh ketambahan 1 lagi icha he he.
moga Allah berikan ummi kesehatan selalu ya.... dan cepat berkumpul lagi dengan abi.
Rabu, 29 Desember 2010
Catatan Icha 6 : UMMI untuk ICHA
Namanya mbak asih, seorang ummi dengan peran ganda sebagai ibu yg bekerja di luar jg. Orangnya sangat energik dan optimis. kami adalah teman mengaji. sejak kepindahan kerja bunda di siak, mengaji pun ikut pindah. Lingkaran cinta di siak menjadikan bunda mengenal mbak asih.
Interaksi kami biasa saja, tidak terlalu dekat tapi juga tidak jauh. karena kesibukan kami, walau menjadi tetangga tapi jarang silahturahmi. Sampai ada satu peristiwa yang menjadikan kami begitu 'dekat'. Putri cantikku, Icha ... agar icha mendapat gizi seimbang atas saran mbak hasni ( psikolog dr jogja ) agar icha dicarikan ibu susuan. Seorang ibu yang rela berbagi ASI dan kasih sayangya untuk ICHA.
Kata-kata mbak hasni terngingang terus, : "Dek,....anak tidak sekedar butuh ASI ibu, namun aktivitas menghisap puting ibu dan mendengar detak jantung ibu turut membantu kemtangan eprkembangan emosinya nanti".
Pada siapa kah bunda bisa berharap.....dalam sholat, ku munajatkan pada ALLAH sekiranya boleh meminta lagi berilah icha ibu yang bisa menyusuinya dan berbagi kasih sayang.
Mulailah bunda membayangkan wajah teman-teman yang sedang menyusui, ada umi kia tapi ASInya sudah tidak lancar lagi, ada ummi Khonsa ternyata juga sama. Kemudian ketika bunda sedang sharing dg teman d skolah. tiba2 pk ghozali mendengar, dn ermaksud menanyakn pd istriny dl apkh bisa menyusui icha. bunda pun berharap dn menanti kbr.....bunda tdk berani mndesak untuk sgr p ghozali mmbri jwbn krn anakny sdg sakit d rsud.
Karena tak kunjung ada kabar dr pak ghozali, ..bunda mulai search lg...tapi sudah pasrah. sampai tiba waktu mengaji...dan spontan aja bunda share : ..."Siapa ya yang mau jadi Ibu Susuan Icha???",
Mbak asih yang baru datang dan berdiri dekat pintu menjawab :"Insya ALlah ane mau ukhti, tapi ane minta ijin dulu sama abinya ya."
Subhanallah....seperti mendapat tetsan air digurun sahara...jawaban mbak asih adalah sebuah harapan yang membuat bunda makin optimis dan yakin bahwa Allah ridlo dan sayang dengan Icha. Allah menitipkan Icha pada bunda dan ayah, dan Allah membantu segala kebutuhan icha. Alhamdulillah
Besoknya....ada SMS dari mbak asih yang menyatakan kesediaanya untuk menjadi ibu juga buat ICHA. suaminya pun sangat mendukung....
keesokan harinya kami bertemu untuk membahas teknis kapan mbak asih menyusui icha. Untuk memudahkan mbak asih menyusui, Ica pun mulai di titipkan di rumah cinta karena taza ( anak mb asih ) juga disana. jadi mbak asih bisa langsung menyusui keduanya pada pagi, siang dan sore hari.
Rabb...kalau bisa hamba ekspresikan syukur ini....ingin rasanya memeluk mbak asih...ingin rasanya mengatakan padanya..Ukhti, ku mencintaimu karena Allah...begitu luhur budimu. Semoga Allah mempermudah dan memberkahi kehidupanmu.
Begitulah skenario Allah yang ingin 'mendekatkan' kami ummi dan bunda. pelan...bunda rasakan kecintaan yang mulai tumbuh untuk nunu dan tazza. kecintaan yang tumbuh alami, bukan karena apa yg telah mb asih lakukan buat icha.
Seperti yg mb asih harapkan.....apapun yg dilakukan jgn memberi sesuatu sbg balas jasa.
ya mbak....cinta itu akan tumbuh subur diantara kita,......
bunda belajar banyak dari ummi.....keteguhan, kesabaran, optimis dan....kasih sayang yg berlimpah.
Langganan:
Postingan (Atom)


